home

Jumat, 20 Mei 2011

perbedaan antara sayang ,cinta dan rasa

Dihadapan orang yang kau cintai, musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah

Dihadapan orang yang kau sukai, musim dingin tetap saja musim dingin hanya
suasananya lebih indah sedikit

Dihadapan orang yang kau cintai, jantungmu tiba tiba berdebar lebih cepat

Dihadapan orang yang kau sukai, kau hanya merasa senang dan gembira saja

Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau cintai, matamu
berkaca-kaca

Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau sukai, engkau hanya
tersenyum saja

Dihadapan orang yang kau cintai, kata-kata yang keluar berasal dari perasaan
yang terdalam

Dihadapan orang yang kau sukai, kata kata hanya keluar dari pikiran saja

Jika orang yang kau cintai menangis, engkaupun akan ikut menangis disisinya

Jika orang yang kau sukai menangis, engkau hanya menghibur saja
Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari
telinga

Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga.

Tapi apabila kau mencoba menutup matamu dari orang yang kau cintai, cinta
itu berubah menjadi tetesan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak
waktu yang cukup lama.

Tetapi selain rasa suka dan rasa cinta.. ada perasaan yang lebih mendalam.

Yaitu rasa sayang.. rasa yang tidak hilang secepat rasa cinta.
Rasa yang tidak mudah berubah!

Perasaan yang dapat membuat mu berkorban untuk orang yang kamu sayangi.

Mau menderita demi kebahagiaan orang yang kamu sayangi.
Cinta ingin memiliki. Tetapi Sayang hanya ingin melihat orang yang
disayanginya bahagia.. walaupun harus kehilangan"""

demikianlah beda dari rasa yang dialami oleh setiap manusia :)

Jumat, 13 Mei 2011

we are a women superwoman

hello para kumpulan jilbaber community,,  kita adalah cewek superwoman yang tak kenal lelah dan penuh enerjik,, walau kita sebagai perempuan yang tak peduli dalam keadaan apapun seperti ini kita memakai jilbab sebagai penentu jiwa yg menjadi ajang masa depan,,, 
mari kita mengetahui tips masing2 gaya hidup menjadi superwoman :
1. Sesibuk apapun kita di rumah atau di lingkungan kampus, jangan lupa manjakan diri untuk memberi penghargaan pada diri sendiri.seperti kita tidak lupa membutuh refleksi body.
2. Apapun pilihan yang Anda hadapi, Anda -ya, hanya Anda- yang berhak memutuskan. Termasuk juga dalam hal percintaan.
3. Anda masih ingat, apa yang membuat Kartini memberontak? Di zamannya, hanya sedikit wanita pribumi yang diijinkan untuk menikmati bangku sekolah.emansipasi bukan berarti harus menyaingi pria hingga membalikkan dominasi. Emansipasi berarti menyetarakan dan menyeimbangkan kedudukan wanita dan pria
4. Bagi Anda wanita karir apa sajakah yang harus Anda miliki untuk memperkuat karir Anda? Kerja keras, tentu. Doa, pasti. Ketekunan dan kesabaran, juga pasti. Tapi jangan lupakan satu hal yang tak kalah pentingnya, yaitu persahabatan.
5. Anda dicap sebagai "perempuan galak" atau "perempuan judes walaupun tidak membawa setumpuk emosi pekerjaan kuliah,,
6. Yang satu ini, menjadi hal yang paling penting untuk menjadi seorang super woman. Selalu tampil cantik dan prima setiap hari. Ini berarti, singkirkan koleksi daster atau t-shirt longgar Anda. Sedikit polesan make up, satu semprot parfum, dan senyum yang manis dapat membuat pasangan selalu jatuh cinta setiap hari.

well, tips ini sangat bermanfaat banget kadang kala kita selalu berusaha belajar menjadi yang baik lebih baik untuk mencapai target wonderwoman sekaligus kita tak lupa bersyukur atas apa yang kita miliki sehingga kita selalu berusaha untuk menjadi superwoman dikalangan masyarakat :))

Jumat, 11 Maret 2011

One star one star, show expectations of a star

First, I have a star

A very, very bright stars

Always Shining in the dark my night

Which is always on my heart Shining

But ....

Now the star, more and fading

The first bright light, so blackened

And then he disappeared into the night

I do not know he Went Nowhere

I do not know he ran Nowhere

I do not know WHERE he is now

Will it come back a star

Will one star is glaring and,,

Back Solarise bosom

Or ...

Star has gone left me

Leaving and never coming back to me

I do not know

I only wish your happiness

Although the happiness That has made ​​you go left

But, I Want You to remember only one sentence That you speak to me

"My heart is just one star you"

"Only one star in yours is me"

But there's one star to show you

EITHER

light must have drowned in the world I do not want to see the light shine again,
let the light go where we are .. I am going to disappear where no light or star.
fairies do not want to see the clouds again and the light that will illuminate us,,,want to be alone without the clarity of an angel
These lights do not you go over to another angel,,,
I need the moon illuminates the decorative beauty of an angel who blanketed feeling sad, disappointed and cry without having to say anything
go somewhere where angel, the angel did not want to be tough on the angel of light shining,,,,
will be sad forever

Rabu, 02 Maret 2011

Putri Melati


Di sebuah kerajaan, ada seorang putri yang bernama Melati Ia seorang putri yang cantik dan pandai. Di rumahnya ia selalu menyanyi. Tetapi sayangnya ia seorang yang sombong dan suka menganggap rendah orang lain.

Di rumahnya ia tidak pernah mau jika disuruh menyapu oleh ibunya.  Selain itu ia juga tidak mau jika disuruh belajar memasak.“Tidak, aku tidak mau menyapu dan memasak nanti tanganku kasar dan aku jadi kotor”, kata Putri Melati setiap kali disuruh menyapu dan belajar memasak.

Sejak kecil Putri Melati sudah dijodohkan dengan seorang pangeran yang bernama Pangeran Tanduk Rusa. Pangeran Tanduk Rusa adalah seorang pangeran yang tampan dan gagah. Ia selalu berburu rusa dan binatang lainnya tiap satu bulan di hutan. Karena itu ia dipanggil tanduk rusa.
Suatu hari, Putri Melati berjalan-jalan di taman. Ia melihat seekor kupu-kupu yang cantik sekali warnanya. Ia ingin menangkap kupu-kupu itu tetapi kupu-kupu itu segera terbang. Putri Melati terus mengejarnya sampai ia tidak sadar sudah masuk ke hutan. Sesampainya di hutan, Melati tersesat. Ia tidak tahu jalan pulang dan haripun sudah mulai gelap.
Akhirnya setelah terus berjalan, ia menemukan sebuah gubuk yang biasa digunakan para pemburu untuk beristirahat. Akhirnya Melati tinggal digubuk tersebut. Karena tidak ada makanan Putri Melati terpaksa memakan buah-buahan yang ada di hutan itu. Bajunya yang semula bagus, kini menjadi robek dan compang camping akibat tersangkut duri dan ranting pohon. Kulitnya yang dulu putih dan mulus kini menjadi hitam dan tergores-gores karena terkena sinar matahari dan duri.
Setelah sebulan berada di hutan, ia melihat Pangeran Tanduk Rusa datang sambil memanggul seekor rusa buruannya. “Hai Tanduk Rusa, aku Melati, tolong antarkan aku pulang,” kata Melati . “Siapa? Melati ? Melati seorang Putri yang cantik dan bersih, sedang engkau mirip seorang pengemis”, kata Pangeran Tanduk Rusa. Ia tidak mengenali lagi Melati. Karena Melati terus memohon, akhirnya Pangeran Tanduk Rusa berkata,” Baiklah, aku akan membawamu ke Kerajaan ku”.
Setelah sampai di Kerajaan Pangeran Tanduk Rusa. Melati di suruh mencuci, menyapu dan memasak. Ia juga diberikan kamar yang kecil dan agak gelap. “Mengapa nasibku menjadi begini?”, keluh Melati.
Setelah satu tahun berlalu, Putri Melati bertekad untuk pulang. Ia merasa uang tabungan yang ia kumpulkan dari hasil kerjanya sudah mencukupi. Sesampainya di rumahnya, Putri Melati Wangi disambut gembira oleh keluarganya yang mengira Putri Melati sudah meninggal dunia.
Sejak itu Putri Melati menjadi seorang putri yang rajin. Ia merasa mendapatkan pelajaran yang sangat berharga selama berada di hutan dan di Kerajaan Pangeran Tanduk Rusa.
Akhirnya setahun kemudian Putri Melati dinikahkan dengan Pangeran Tanduk Rusa. Setelah menikah, Putri Melati dan Pangeran Tanduk Rusa hidup berbahagia sampai hari tuanya.

Senin, 14 Februari 2011

aktivitas stomata


PRAKTIKUM  IV
AKTIVITAS STOMATA


I.                   TUJUAN
Mengetahui pengaruh tekanan turgor pada aktivitas membuka dan menutup pada stomata.
      
II.                ALAT DAN BAHAN
Alat :
1.      Mikroskop
2.      Gelas obyek dan gelas penutup
3.      Pipet tetes
4.      Silet
5.      Kertas saring
6.      Hand Counter
7.      Tissue
Bahan :
1.      Air
2.      Daun Rhoeo discolor.
3.      Larutan sukrosa 0%,10%,20%,30%








III.             CARA KERJA

1.      Membuat sayatan tipis epidermis bawah daun Rhoe discolor dan meletakkan pada gelas objek, menetesi dengan air, kemudian tutup dengan gelas penutup.
2.      Mengamati di bawah mikroskop bagaimana keadaan atau bentuk stomatanya. Kemudian menggambar di kertas dan mendeskripsikan keadaan secara ringkas.
3.      Mengganti reagen air dengan larutan sukrosa dengan cara meneteskan pada satu sisi gelas penutup dan menghisapnya dengan kertas saring pada sisi yang lain.
4.      Memperhatikan stomata dan mengamati perubahan yang terjadi dibandingkan dengan keadaan awal. Kemudian menggambar di kertas dan mendeskripsikan keadaan secara ringkas.


IV.             HASIL PENGAMATAN

Perlakuan
Jumlah stomata

Seluruh
Membuka
Menutup
Prosentanse
Air
31
31
0
0%
Larutan Sukrosa 10 %
76
67
9
41,8%
Larutan Sukrosa 20 %
15
6
9
60%
Larutan Sukrosa 30 %
34
12
22
64,7%










Gambar kondisi Stomata




 





Reagen Air




Reagen larutan sukrosa 10%




Reagen larutan sukrosa 20%




Reagen larutan sukrosa 30%


















V.                DISKUSI

1.    Mengapa daun Rhoe discolor yang digunakan bagian epidermis bawah?
Jawab :
Karena Rhoe discolor adalah tumbuhan darat sehingga jumlah stomata sebagian besar berada di epidermis bagian bawah. Hal ini merupakan adaptasi dari tumbuhan darat untuk mengurangi transpirasi yang terjadi. Paparan sinar matahari dapat meningkatkan transpirasi, oleh karena itu stomata Rhoe discolor terdapat zat warna antosian sehingga bila ada perubahan pada sitoplasma sel dapat diketahui dengan mudah.

2.    Penggantian air dengan larutan sukrosa atau sebaliknya dapat mempengaruhi perubahan apa saja pada stomata? Mengapa?
Jawab :
Perubahan air dengan larutan sukrosa maupun sebaliknya dapat mempengaruhi perubahan pori stomata dan keadaan sel penjaga dari stomata. Larutan sukrosa memiliki potensial osmotik yang lebih rendah sehingga bila epidermis daun Rhoe discolor diberi larutan sukrosa maka terjadi perubahan celah stomata karena air yang ada di dalam sel penjaga mengalami osmosis sehingga air keluar dari sel. Bila air dari sel penjaga keluar maka sel penjaga menjadi berkerut.

3. Bagaimana hubungan aktivitas stomata dengan tekanan turgor dan keadaan lingkungan?
Jawab :
Hubungan antara aktivitas stomata dengan tekanan turgor adalah bila tekanan turgor rendah maka celah stomata akan menutup dan bila tekanan turgor tinggi maka celah stomata akan membuka. Hubungan antara aktivitas stomata dengan keadaan lingkungan adalah bila lingkungan sekitar memiliki keadaan yang cukup kadar air maka celah stomata akan membuka dan bila keadaan sekitar kurang kadar air maka celah stomata akan menutup.



VI.             PEMBAHASAN
     
Praktikum percobaan kali ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tekanan  turgor terhadap membuka dan menutupnya stomata, yaitu stomata dari daun Rhoeo discolor. Rhoeo discolor merupakan tumbuhan darat, sehingga stomatanya banyak ditemukan pada bagian bawah (abaxial). Oleh karena itu sayatan daun yang kami gunakan adalah sayatan daun Rhoeo discolor bagian bawah. Pertama, membuat sayatan tipis pada daun Rhoe discolor bagian bawah, meletakkannya di atas gelas objek dan ditutup dengan cover glass, kemudian mengamatinya dibawah mikroskop. Ternyata stomata daun Rhoe discolor dalam keadaan membuka. Karena pada saat itu potensial air pada sel penutup meningkat (kadar air di luar lebih tinggi daripada kadar air di dalam sehingga air di luar akan masuk). Dengan meningkatnya potensial air dalam sel, maka tekanan turgor dalam sel semakin besar dan stomata akan terbuka.
             Setelah itu, mengganti reagen air dengan larutan sukrosa10%. Terlihat celah stomata tidak berbeda jauh dengan celah stomata yang hanya ditetesi oleh air. Ini dikarenakan sel penjaga masih mampu beradaptasi dengan lingkungan, sehingga kandungan air di dalam sel penjaga sedikit mengalami osmosis.
            Pada stomata yang diberi larutan sukrosa 20%, hasil yang didapat adalah stomata dalam keadaan tertutup, atau celah stomata lebih menyempit dibandingkan sebelumnya. Karena pada saat itu potensial air pada sel penutup menurun (kadar air di dalam sel lebih tinggi daripada kadar air di luar sel, sehingga air dari dalam sel keluar). Dengan menurunnya potensial dalam sel, maka tekanan turgor dalam sel semakin kecil dan dengan tekanan turgor yang kecil, stomata akan tertutup. Dari hasil pengamatan diatas dapat diketahui bahwa potensial air bergerak dari tempat dengan potensial air yang cenderung lebih positif  menuju keluar sel yang negatif.
            Pada stomata yang diberi larutan sukrosa 30%, kandungan air di lingkungan sangat sedikit, sehingga air mengalami osmosis. Potensial air antara lingkungan di luar sel dengan yang di dalam sel berbeda. Air di dalam sel penjaga cenderung keluar sehingga tekanan turgor rendah dan menyebabkan celah stomata menutup. Keadaan ini tidak hanya menyebabkan tertutupnya celah stomata, tetapi juga membuat sebagian besar cairan sel ikut keluar dan sel penjaga menjadi mengkerut.

Perbedaan kadar larutan sukrosa juga dapat memberikan pengaruh yang berbeda terhadap aktifitas stomata yang dalam hal ini adalah prosentase stomata yang menutup. Hal ini dapat dilihat dari data hasil pengamatan bahwa pada kadar larutan sukrosa yang rendah air  prosentase jumlah stomata yang menutup sekitar 0% dari jumlah stomata yang membuka. Sedangkan pada kadar larutan sukrosa 10%, jumlah stomata yang menutup sekitar 11,8 %. Dan pada kadar larutan sukrosa yang tinggi (30%) prosentase jumlah stomata yang menutup mencapai 64,7%. Dari prosentase jumlah stomata yang menutup tersebut dapat kita lihat bahwa semakin tinggi kadar larutan sukrosa maka jumlah stomata yang menutup juga semakin banyak. Hubungan ini dapat kita lihat seperti pada Grafik 1. di bawah ini.

Grafik 1. Hubungan antara kadar larutan sukrosa dengan prosentanse stomata yang menutup.





Hal tersebut dikarenakan larutan sukrosa bersifat hipertonis dari pada cairan sel penjaga, sehingga menyebabkan terjadinya peristiwa osmosis keluarnya air dari dalam sel penjaga dan kemampuan tekanan turgor dalam sel penjaga menurun sehingga menyebabkan pori stomata menutup. Tanggapan dari setiap sel penjaga stomata terhadap kondisi lingkungan dalam daun yang sama dapat berbeda-beda. Tetapi pada dasarnya semakin tinggi intensitas atau konsentrasi kondisi lingkungan (dalam praktikum ini adalah larutan sukrosa) maka reaksi yang diberikan, yang dalam praktikum ini adalah menutupnya pori stomata, semakin cepat. Hal ini dapat dilihat dengan peningkatan prosentase pori stomata pada kadar sukrosa yang semakin tinggi.


VII.          KESIPULAN

1.      Tekanan turgor mempengaruhi membuka dan menutupnya stomata. Turgor sel penjaga yang tinggi menyebabkan stomata membuka, sedangkan turgor sel yang rendah menyebabkan stomata menutup.
2.      Stomata membuka pada siang hari dan menutup pada malam hari. Hal ini mencegah tumbuhan kehilangan air yang tidak perlu ketika hari terlalu gelap untuk melakukan fotosintesis.
3.      Pada reagen air, celah stomata membuka karena sel penutup mempunyai tekanan turgor yang tinggi.
4.      Pada reagen larutan sukrosa 10%, celah stomata tidak berbeda jauh dengan celah stomata yang hanya ditetesi oleh air. Karena sel penjaga masih mampu beradaptasi dengan lingkungan, sehingga kandungan air di dalam sel penjaga sedikit mengalami osmosis.






VIII.       DAFTAR PUSTAKA

Gardner, F.P., 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Penerbit Universitas Indonesia, Jakarta.
Salisbury, F.B., Cleon W.R. 1995. Fisiologi Tumbuhan, jilid 1. Penerbit ITB, Bandung.
Stern, Kingsley Rowland. 2003. Introductory Plant Biology, 9th ed. McGraw-Hill Companies, New York.

Sabtu, 12 Februari 2011

KINGDOM PLANTAE

kingdom plantae termasuk tanaman tumbuhan tingkat rendah 
KINGDOM PLANTAE, ciri-cirinya :
         Eukariot
         Multiseluler
         Dapat berfotosintesis
         Memiliki klorofil a dan b
         Menyimpan karbohidrat
KLASIFIKASI TUMBUHAN
         Tumbuhan non Tracheophyta (tak berpembuluh)
            Lumut ( bryophyta )
               Tumbuhan tracheophyta   ( berpembuluh)
               Paku-pakuan (Pteridophyta)    Tumbuhan berbiji (Spermatophyta)
CIRI-CIRI LUMUT
         Berklorofil, belum memiliki (floem, xilem)
         Tumbuh di tempat yang lembab
         Belum dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun
         Peralihan antara tumbuhan Thallophyta dan Cormophyta
         Autotrof
         Reproduksi sexual dan asexual
         Sebagian lumut tubuhnya berupa talus (lembaran)
         Sebagian lagi telah memiliki organ mirip akar (rizoid), batang, dan daun.
RePRODUKSI LUMUT
         Asexual dengan spora (sporofit)
         Sexual dengan penyatuan gamet jantan dan gamet betina (gametofit)
            Terjadi pergiliran keturunan antara fase gametofit dengan fase sporofit (metagenesis)

KLASIFIKASI LUMUT TERDIRI DARI TIGA DIVISI:
         Lumut daun (moss)
         Lumut hati (liverwort)
         Lumut tanduk (hornwort)
MANFAAT LUMUT
         Marchantia sp (lumut merah)  bahan obat untuk sakit hepatitis (liver).
         Sphagnum (lumut gambut) sebagai bahan pembalut dan sumber bahan bakar.